You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
SKPD dan UKPD yang Bergabung ke JSC Bertambah
photo Doc - Beritajakarta.id

SKPD dan UKPD yang Bergabung ke JSC Bertambah

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) yang bergabung dan terintegrasi dengan Jakarta Smart City (JSC) bertambah. Dari yang sebelumnya 18, pada Selasa (22/9) ini bertambah menjadi 24 SKPD dan UKPD.

Jumlah organisasi yang bergabung saat ini sudah ada 24 SKPD dan UKPD. Sementara untuk kategori pengaduan masyarakat terbanyak saat ini masih pada kebersihan lingkungan dan fasilitas umum

Kepala Sub Bagian Smart City, Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI Jakarta, Syali Gestanon mengatakan, jumlah SKPD dan UKPD yang bergabung sudah melebihi target awal yang telah ditentukan yaitu 22 SKPD.

"Jumlah organisasi yang bergabung saat ini sudah ada 24 SKPD dan UKPD. Sementara untuk kategori pengaduan masyarakat terbanyak saat ini masih pada kebersihan lingkungan dan fasilitas umum," ujarnya, Selasa (22/9).

18 SKPD Sudah Bergabung di Jakarta Smart City

Memang saat ini, diakui Syali, masih ada beberapa data yang sulit dimasukan ke dalam aplikasi Jakarta Smart City. Contohnya adalah data penghuni rumah susun (rusun).

"Itu tetap kami usahakan untuk masuk. Tapi mungkin kami buatkan dulu peta rusunnya, lalu kemudian jumlah penghuninya," tandas Syali.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4559 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2951 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1763 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1743 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1725 personNurito